|
Teknik pengumpulan data adalah cara yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk menjawab masalah penelitian atau untuk menguji hipotesis. Beberapa teknik pengumpulan data yang umum digunakan dalam penelitian adalah:
- Wawancara: Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari individu atau kelompok melalui percakapan yang direncanakan. Wawancara dapat dilakukan secara lisan atau tertulis.
- Observasi: Observasi adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dengan cara mengamati peristiwa, perilaku, atau kondisi. Observasi dapat dilakukan secara terstruktur atau tidak terstruktur.
- Tes: Tes adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kognitif, afektif, atau perilaku individu. Tes dapat digunakan untuk mengukur kompetensi, pengetahuan, atau sikap.
- Dokumentasi: Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari sumber-sumber tertulis, seperti catatan, laporan, atau arsip.
- Survei: Survei adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari jumlah yang relatif besar dari individu atau kelompok. Survei dapat dilakukan melalui kuesioner, wawancara, atau studi internet.
- Focus Group: Focus group adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari kelompok yang terdiri dari beberapa individu yang terpilih. Focus group digunakan untuk mengevaluasi pandangan, persepsi, atau opini dari kelompok tersebut terhadap suatu masalah.
- Analisis data sekunder: Analisis data sekunder adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari sumber-sumber yang telah ada. Data sekunder dapat berupa dokumen, catatan, atau arsip yang sudah ada, atau data yang diperoleh dari penelitian lain.
- Experiment: Eksperimen adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk menguji pengaruh suatu faktor terhadap faktor lain dengan cara mengontrol perubahan pada faktor tersebut dan mengamati perubahan pada faktor lainnya.
- Case Study: Case study adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang suatu individu, kelompok, atau organisasi dalam konteks yang kompleks. Case study digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang masalah yang kompleks dan untuk mengevaluasi program atau intervensi.
- Content Analysis: Content analysis adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari teks, baik lisan maupun tertulis. Content analysis digunakan untuk menganalisis isi dari teks untuk mengetahui opini, persepsi, atau pandangan dari pengarang teks tersebut.
- Survey: Survey adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari sejumlah besar orang mengenai pandangan, persepsi, atau opini mereka terhadap suatu masalah. Survey dapat dilakukan melalui kuesioner atau wawancara.
- Participatory Action Research (PAR): Participatory Action Research (PAR) adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari komunitas dengan cara mempercayakan kepada anggota komunitas untuk mengumpulkan dan menganalisis data. PAR digunakan untuk meningkatkan partisipasi anggota komunitas dalam penelitian.
- Grounded Theory: Grounded theory adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengembangkan teori yang diperoleh dari data yang diambil dari sumber-sumber yang ada. Grounded theory digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola dalam data yang diambil dan untuk mengembangkan teori yang mendasar dari data tersebut.
- Ethnography: Ethnography adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang suatu budaya atau komunitas. Ethnography digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang norma, nilai, dan kebiasaan dari komunitas yang diteliti.
- Delphi Technique: Delphi Technique adalah teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan opini dari sekelompok ahli atau pakar dalam suatu bidang. Delphi Technique digunakan untuk mengumpulkan opini tentang masalah yang diperdebatkan atau masalah yang tidak jelas.
Semua teknik pengumpulan data ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga peneliti harus mempertimbangkan teknik yang akan digunakan dalam penelitian dengan mempertimbangkan masalah penelitian, tujuan penelitian, anggaran, dan keterbatasan lainnya.
Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari beberapa teknik pengumpulan data yang umum digunakan dalam penelitian:
- Eksperimen: Kelebihan eksperimen adalah memungkinkan untuk menguji hipotesis dengan mengontrol variabel yang mungkin mempengaruhi hasil, sehingga dapat digunakan untuk menyimpulkan kausalisitas. Kekurangan eksperimen adalah sulit untuk diimplementasikan dalam beberapa situasi, seperti penelitian tentang perubahan sosial atau perubahan dalam perilaku manusia.
- Observasional: Kelebihan observasional adalah dapat digunakan untuk mengamati fenomena dalam konteks alami, sehingga dapat digunakan untuk menyimpulkan korelasi. Kekurangan observasional adalah sulit untuk menyimpulkan kausalisitas karena tidak dapat mengontrol variabel.
- Kualitatif: Kelebihan kualitatif adalah dapat digunakan untuk mengungkap persepsi, opini, dan pandangan dari individu atau kelompok yang diamati. Kekurangan kualitatif adalah hasil yang diperoleh tidak dapat diterjemahkan ke dalam angka, sehingga sulit untuk dianalisis secara statistik.
- Survei: Kelebihan survei adalah dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari sejumlah besar responden dalam waktu singkat. Kekurangan survei adalah kurang sensitif dalam mengungkap persepsi, opini, atau pandangan yang kompleks.
- Participatory Action Research (PAR) : Kelebihan PAR adalah dapat meningkatkan partisipasi anggota komunitas dalam penelitian. Kekurangan PAR adalah tidak dapat mengontrol variabel yang mungkin mempengaruhi hasil.
- Grounded theory: Kelebihan Grounded theory adalah dapat digunakan untuk mengembangkan teori yang diperoleh dari data yang diambil dari sumber-sumber yang ada. Kekurangan Grounded theory adalah memerlukan waktu dan sumber daya yang besar untuk mengidentifikasi pola-pola dalam data yang diambil dan untuk mengembangkan teori yang mendasar.
- Ethnography: Kelebihan Ethnography adalah dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang suatu budaya atau komunitas. Kekurangan Ethnography adalah banyaknya subjektivitas dalam interpretasi data.
- Delphi Technique : Kelebihan Delphi Technique adalah dapat digunakan untuk mengumpulkan opini atau pandangan dari sejumlah besar responden secara anonim dan dapat digunakan untuk mencapai konsensus dalam suatu masalah yang kompleks. Kekurangan Delphi Technique adalah ketergantungan pada subjektivitas responden dan kurangnya interaksi langsung antar responden.